info@mikti.org / +62 812 8977 2256

Home » Berita » Bekerja Secara Remote Akan Menjadi Tren Di Startup Indonesia

Bekerja Secara Remote Akan Menjadi Tren Di Startup Indonesia

Dikarenakan pandemi yang belum juga reda, perusahaan rintisan (startup) di Indonesia diprediksi akan menerapkan sistem kerja secara jarak jauh atau remote dalam waktu yang belum dapat ditentukan. Pasalnya, sistem bekerja secara tersebut dinilai dapat memberikan keuntungan bagi startup, baik secara finansial maupun psikologi perusahaan. Berdasarkan laporan Gartner yang diterbitkan pada 30 Maret 2020, sebanyak 74 persen perusahaan di dunia telah memiliki rencana untuk menerapkan sistem kerja  secara permanen setelah pandemi virus corona (Covid-19).

Saga Iqranegara selaku pendiri Asosiasi Digital Kreatif Indonesia (Aditif) mengatakan bahwa startup merupakan tipe perusahaan yang paling siap untuk menerapkan sistem kerja remote karena secara natural sebagian besar pekerjaan bisa dilakukan jarak jauh. Meskipun tidak seluruh hal dapat dilakukan dari rumah, namun hal ini paling memungkinkan untuk dilakukan. Hal ini juga dikemukakan oleh Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) Handito Jeowono mengatakan bekerja secara remote dapat menjadi solusi untuk startup menghemat pengeluaran perusahaan, terutama untuk bertahan pada masa pandemi ini.

Hal ini didukung dengan berkembang pesatnya perkembangan teknologi dan jaringan internet yang menjadi hal utama untuk dapat melakukan pekerjaan secara remote. Dengan kemampuan melakukan video call, sharing data lewat internet, para pekerja tidak perlu selalu bertemu untuk melakukan rapat dan mengerjakan pekerjaannya. Meskipun belum diseluruh darrah di Indonesia dapat menerapkan bekerja secara remote sepenuhnya diakibatkan kondisi topografi di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Diharapkan kedepannya hal itu dapat teratasi dengan berbagai usaha yang dilakukan pemerintah dalam pemerataan jaringan internet di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *