info@mikti.org / +62 812 8977 2256

Home » Berita » Audiensi Incubator Playbook

Audiensi Incubator Playbook

Kamis, 27/8/2020, MIKTI mengadakan audiensi dengan MENRISTEK melalui zoom meeting. Dalam audiensi dihadiri oleh beberapa team dari MIKTI, dan perwakilan Bank BRI selaku sponsor Buku Mapping dan Database. Pada audiensi ini, MIKTI mempresentasikan Incubator Playbook dengan harapan dapat menjadi sebuah acuan untuk para incubator yang ingin mengembangkan serta merancang program inkubasi nya secara baik dan efektif.

Sebelumnya, Incubator Playbook ini adalah buku rancangan MIKTI. MIKTI memiliki sebuah program Inkubasi Virtual bernama MIKTI Start melalui platform web. Program ini akan memberikan pendampingan bagi startup baru agar bisnis yang sedang dirintis dapat berkembang kuat di masa yang akan datang. Sehingga di dalam Incubator playbook tersebut terdapat framework yang dapat digunakan  para incubator sebagai acuan ketika merancang inkubasi yang diinginkan agar dapat mencapai proses inkubasi yang berfokus pada inovasi, pendanaan maupun juga memanfaatkan ekosistem yang sudah ada di Indonesia.

Menanggapi hal ini MENRISTEK sangat mengapresiasi buku Incubator Playbook dan program Incubator online yang akan MIKTI lakukan upaya ini dapat meningkatkan jumlah startup di Indonesia. Menurut Prof. Bambang Permadi selaku Menteri Ristek mengatakan “Peran teknologi digital tetap penting untuk menciptakan marketplace baru, maupun untuk kategori on demand transaction yang berbeda dari yang lainnya.” Oleh karena itu, dimasa transformasi digital semua dituntut untuk menjadi serba cepat dan MIKTI juga harus dapat mendorong startup agar dapat hidup pada masa pandemi, dengan tidak bergantung pada aktivitas yang bersifat offline. Sehingga dengan adanya Incubator online ini bisa menjadi salah satu solusinya.

Tidak hanya itu saja, audiensi dilanjutkan dengan Mapping dan Database Startup di Indonesia 2020. Dilihat dari Mapping dan Database Startup bahwa perkembangan startup selalu meningkat terutama di 5-10 tahun terakhir. Peningkatan ini, didominasi oleh Startup yang masih berada di skala mikro namun tiap tahunnya startup berkembang dari mikro ke kecil dan menengah.

Hal tersebut menjadi sebuah peluang yang bagus untuk perkembangan Startup di Indonesia. Namun, disisi lain MENRISTEK menanggapi bahwa sebuah perusahaan Startup juga harus memperhatikan SDM yang ingin direkrutnya. Saat ini di Indonesia SDM yang sangat dibutuhkan adalah SDM yang ahli didalam pengelolaan Perusahaan kemudian Engineer yang ahli pada bidang digital dan teknisi atau operator yang pandai dalam menjalankan mesin serta komputer yang terkait teknologi digital. MENRISTEK mengharapkan SDM yang tersedia di Indonesia mampu membuat startup-startup saat ini dapat scale up dan menjadi unicorn-unicorn baru dimasa yang akan datang. Audiensi yang dilakukan MIKTI Bersama KEMENRISTEK merupakan awal permulaan yang baik untuk dapat bekerjasama dalam membangun pertumbuhan Startup di Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *